Monday, March 21, 2011

DoA2

 DOA APABILA MELIHAT HUJAN
 DOA APABILA MENDAPAT KHABAR GEMBIRA
 DOA APABILA MENDENGAR GURUH
 DOA DIKALA MELIHAT LANGIT
 DOA KETIKA KEHILANGAN BARANG
 DOA DIWAKTU PAGI DAN PETANG
 DOA KETIKA MENGHADAPI KESUSAHAN TIDUR
 DOA MELIHAT BARANG YANG DISUKAI
DOA KETIKA DITIMPA KECELAKAN

DOA KETIKA MELIHAT DIRI DI CERMIN
 DOA KETIKA MENUNTUT ILMU
 DOA KETIKA MERASA TAKUT ATAU TERKEJUT
 DOA KETIKA SUKAR UNTUK MENYELESAIKAN SESUATU URUSAN

 DOA KETIKA TERLUPA MEMBACA DOA MAKAN
 DOA MENGHINDAR DARI SIFAT MALAS

 DOA MEMOHON KETETAPAN IMAN
 DOA ORANG YANG SEDANG SAKIT

DOA PARA RASUL DAN PARA MUKMININ
 DOA PENERANG HATI
 DOA MENGHILANGKAN RASA MARAH
DOA MEMOHON TAUBAT

Thursday, March 17, 2011

pEnGaJaRaN dAri 1 pEnAmpAr


Pengajaran dari satu penampar  mungkin ini boleh kiter jadikan satu pengajaran & sebagai renungan bersama........ 

Pengajaran dari satu penampar

Ada seorang pemuda yang lama belajar di luar negeri kembali ke tanahair dengan angkuh dan sombong. Di dalam benak kepalanya telah lama tersimpan 3 pertanyaan yang dianggapnya tiada siapa yang boleh menjawab. Satu hari beliau bertemu seorang imam tua di kampungnya.

Pemuda: Pak imam apakah boleh menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Pak Imam : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab
pertanyaan kamu!
Pemuda: Pak imam yakin? Profesor dan banyak orang pintar yang saya
tanya tidak mampu menjawab pertanyaan saya.
Pak Imam: Saya akan mencuba sejauh kemampuan saya, insya'Allah.
Pemuda: Saya ada 3 pertanyaan
1. Kalau benar Tuhan itu ada, tunjukan kewujudan Tuhan kepada saya?
2. Apakah yang dinamakan TAKDIR?
3. Kalau syaitan diciptakan dari api, kenapa mereka dimasukkan ke neraka yang dibuat dari api,tentu tidak menyakitkan buat syaitan, sebab  mereka memiliki unsur yang sama.
Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Dengan sepontan Pak Imam tersebut menampar pipi si Pemuda itu dengan
amat kuat. Pemuda (sambil menahan sakit) : Kenapa pak imam marah kepada saya?

Pak Imam : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawapan saya untuk 3
pertanyaan yang awak tanyakan kepada saya.
Pemuda : Saya amat tidak faham...??
Pak Imam : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit dan pedih...!!
Pak Imam : Jadi awak
percaya bahwa sakit itu ada?
Pemuda : Ya....!
Pak Imam
: Tunjukan pada saya ujudnya sakit itu atau macam mana
rupanya?
Pemuda : Tak boleh pak imam...!!!
Pak Imam : Itulah jawapan kepada pertanyaan pertama awak, kita semua
merasakan kewujudan Tuhan itu tanpa mampu melihat kewujudanNya.
Pak Imam :
Adakah malam tadi awak bermimpi atau telah tahu saya akan
menampar awak?
Pemuda : Tidak....!!?
Pak Imam
: Apakah awak pernah terfikir akan menerima sebuah tamparan
dari saya hari ini?

 Pemuda
: Tidak....!!!?
Pak Imam :
Itulah yang dinamakan TAKDIR!
Pak Imam
: Terbuat dari apakah tangan yang saya gunakan untuk menampar
awak ini?
Pemuda : Kulit dan daging...!!!
Pak Imam
: Terbuat dari apakah pipi awak itu...?
Pemuda
: Kulit dan daging....!!!??
Pak Imam :
Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Sakit dan pedih....!!!?
Pak Imam :
Itulah...! Walaupun Syaitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan jadilah ia tempat yang menyakitkan untuk syaitan....walaupun sama unsur asalnya...!!
Pemuda : Allahuakbar!

"ISLAM KAN TETAP DIJULANG WALAUPUN IA DITENTANG..ITULAH JANJI ILAHI"

'Alangkah terasa hidup sia-sia..Ruang fikiran hanya dengan ilmu dunia, Alangkah ruginya usia yang pergi..Jika amalan bukan untuk alam abadi.'

tUkAnG cUkUr

Tukang Cukur

 Seorang laki-laki bernama Bador datang ke sebuah salon untuk memotong rambut dan janggutnya. Ia pun memulai sedikit perbualan yang hangat dengan tukang cukur yang melayani nya. Berbagai macam topik pun akhirnya jadi pilihan, hingga akhirnya Tuhan jadi subjek perbualan.

 "Hai Tuan, saya ini tidak percaya kalau Tuhan itu ada seperti yang anda katakan tadi," ujar si tukang cukur. Mendengar ungkapan itu, Bador terkejut dan bertanya, "Mengapa anda berkata demikian?"..

 "Mudah saja, cuba anda menjengok ke luar jendela itu dan sedarlah bahwa Tuhan itu memang tidak ada. Tolong jelaskan pada saya, jika Tuhan itu ada, mengapa banyak orang yang sakit? mengapa banyak anak yang terlantar?. Jika Tuhan itu ada, tentu tidak ada sakit dan penderitaan.Tuhan apa yang mengizinkan semua itu terjadi..." ungkapnya dengan nada yang tinggi. Bador pun berpikir tentang apa yang baru saja dikatakan sang tukang cukur.

Namun, ia sama sekali tidak memberi respon agar argumen tersebut tidak Lebih meluas lagi. Ketika sang tukang cukur selesai melakukan pekerjaannya, Bador pun berjalan keluar dari salon. Baru beberapa langkah, ia bertembung dengan seorang laki-laki berambut panjang dan janggutnya pun lebat. Sepertinya ia sudah lama tidak pergi ke tukang cukur dan itu membuatkan nya terlihat tidak kemas. Bador kembali masuk ke dalam salon dan kemudian berkata pada sang tukang cukur, "Tukang cukur itu tidak ada!"... Sang tukang cukur pun terkejut dengan perkataan Bador tersebut. "Bagaimana mungkin mereka tidak ada, buktinya adalah saya. Saya ada di sini dan saya adalah seorang tukang cukur," sanggahnya sang tukang cukur.

Bador kembali berkata tegas, "Tidak, mereka tidak ada. kalau mereka ada, tidak mungkin ada orang yang berambut panjang dan berjanggut lebat seperti contohnya lelaki di luar itu." ."Ah, anda merepek saja...Tukang cukur itu selalu ada di mana-mana. Yang terjadi pada lelaki itu adalah bahwadia tidak mau datang ke salon saya untuk dicukur,"jawabnya tenang sambil tersenyum."Tepat!" tegas Bador. "Itulah contoh nya. Tuhan itu ada. Yang terjadi pada umat manusia itu adalah kerana mereka tidak mau datang mencari dan menemui-Nya. Itulah sebabnya mengapa begitu banyak penderitaan di seluruh dunia ini...."

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...